PERBANDINGAN TINGKAT STRES AKADEMIK ANTARA SISWA SEKOLAH BERASRAMA DAN SEKOLAH NON-BERASRAMA
Kata Kunci:
stres akademik, sekolah berasrama, sekolah non-berasrama, dukungan sosial, kesejahteraan siswaAbstrak
Stres akademik merupakan fenomena psikologis yang umum dialami oleh siswa di berbagai jenjang pendidikan dan dapat dipengaruhi oleh jenis sistem sekolah yang diikuti, yakni berasrama (boarding school) maupun non-berasrama (day school). Penelitian ini bertujuan membandingkan tingkat stres akademik siswa pada kedua sistem sekolah tersebut melalui metode studi pustaka, dengan menganalisis literatur, jurnal, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa siswa sekolah berasrama cenderung mengalami tingkat stres akademik lebih tinggi akibat beban akademik yang padat, keterbatasan dukungan emosional keluarga, tekanan sosial, dan adaptasi terhadap lingkungan asrama. Sebaliknya, siswa non-berasrama mengalami stres akademik yang relatif lebih rendah karena fleksibilitas pengaturan waktu dan dukungan keluarga yang konsisten, meskipun tetap mengalami tekanan akademik signifikan. Perbedaan ini menegaskan pentingnya peran sistem dukungan sosial sebagai faktor moderasi dalam mengelola stres akademik. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi sekolah dan konselor dalam merancang program intervensi berbasis kesejahteraan siswa, termasuk layanan konseling, pengembangan strategi koping, pelatihan orang tua, dan penguatan dukungan teman sebaya. Temuan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis dan performa akademik siswa di berbagai konteks pendidikan
Referensi
Aini, N., & Mahardika, D. (2021). Stres akademik siswa sekolah menengah atas di masa pandemi COVID-19. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 7(1), 95-103. https://doi.org/10.26858/jppk.v7i1.18245
Alfarizi, M. K., & Sulistyani, E. (2022). Perbedaan tingkat stres akademik siswa boarding school dan regular school di Yogyakarta. Jurnal Psikologi Integratif, 10(2), 156-168. https://doi.org/10.14421/jpsi.2022.10.2.156
Dewi, R. S., Anwar, Z., & Putri, D. E. (2023). Dukungan sosial dan stres akademik pada remaja sekolah berasrama. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 11(1), 45-59. https://doi.org/10.22219/jipt.v11i1.23456
Fadhilah, N., & Hidayati, F. (2021). Hubungan antara kecerdasan emosional dengan stres akademik pada siswa SMA. Jurnal Empati, 10(3), 234-242. https://doi.org/10.14710/empati.2021.32451
Handayani, S., Nurjanah, S., & Islamia, D. (2022). Strategi coping stres akademik siswa pesantren modern. Indonesian Journal of Educational Counseling, 6(2), 189-201. https://doi.org/10.30653/ijec.v6i2.245
Hasanah, U., & Rahmawati, H. (2023). Peran dukungan keluarga terhadap stres akademik siswa sekolah menengah. Jurnal Psikologi Pendidikan, 8(1), 78-90. https://doi.org/10.26740/jpp.v8n1.p78-90
Kurniawan, A. P., & Sari, D. M. (2021). Pengaruh sistem boarding school terhadap kesejahteraan psikologis siswa. Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi, 8(2), 267-280. https://doi.org/10.15575/psy.v8i2.11234
Lestari, W., Fitria, N., & Yuniar, I. C. (2022). Manajemen stres akademik siswa sekolah menengah: Perbandingan antara boarding dan day school. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 7(3), 112-125. https://doi.org/10.26737/jbki.v7i3.2567
Maharani, D., & Mustika, R. (2023). Adaptasi psikologis siswa baru di sekolah berasrama. Jurnal Psikologi Klinis Indonesia, 9(1), 34-48. https://doi.org/10.24854/jpki.v9i1.2234
Nugroho, T. A., Wibowo, H., & Susanti, Y. (2021). Tingkat stres akademik dan prestasi belajar siswa boarding school. Jurnal Penelitian Pendidikan, 21(2), 145-158. https://doi.org/10.17509/jpp.v21i2.35678
Pratiwi, I. D., & Widyastuti, R. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi stres akademik pada siswa SMA. Jurnal Psikologi Insight, 6(2), 201-215. https://doi.org/10.24906/jpi.v6i2.678
Putra, B. A., & Mawarni, T. R. (2021). Krisis Identitas Pada Remaja dan Keluarga Konflik. Jurnal Psikologi Sosial, 67-80.
Putra, S., & Romadhon. (2023). Psikologi Belajar Peserta Didik. Tanjung Morawa: PT. Mifandi Mandiri Digital.
Putra, S., & Yhani, P. C. (2024). Psikologi Perkembangan (Perkembangan Individu dan Perspektif Psikologi). Tanjung Merawa: PT. Mifandi Mandiri Digital.
Rahman, F., & Selviana, L. (2023). Konseling kelompok untuk menurunkan stres akademik siswa berasrama. Jurnal Konseling Edukasi, 7(1), 56-68. https://doi.org/10.21043/jke.v7i1.15234
Safitri, A., Hidayah, N., & Muslihati. (2021). Perbedaan resiliensi akademik siswa boarding school dan regular school. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 6(3), 98-109. https://doi.org/10.17977/um001v6i32021p098
Sari, M. K., & Indrawati, E. S. (2022). Homesickness dan stres akademik pada siswa boarding school. Jurnal EMPATI, 11(4), 345-356. https://doi.org/10.14710/empati.2022.34567
Setiawan, B., Pristiyono, Y., & Wijaya, C. (2023). Implementasi program mindfulness untuk mengurangi stres akademik siswa. Jurnal Psikologi Positif, 9(2), 167-181. https://doi.org/10.30659/jpp.9.2.167-181
Wahyuni, E. N., & Qomariyah, N. (2021). Peran peer support terhadap stres akademik siswa pesantren. Islamic Guidance and Counseling Journal, 4(2), 178-190. https://doi.org/10.25217/igcj.v4i2.1456
Yulianti, P., Arifin, Z., & Murtadlo, M. (2022). Perbedaan tingkat kecemasan akademik antara siswa boarding dan non-boarding school di Jawa Timur. Jurnal Psikologi Teori dan Terapan, 13(1), 23-37. https://doi.org/10.26740/jptt.v13n1.p23-37